KAPUAS HULU, PENA.co.id – Komandan Kodim (Dandim) 1206/Putussibau, Letkol Arm Andreas Prabowo Putro, bersama Wakil Bupati Kapuas Hulu, Sukardi dan Ketua DPRD Kabupaten Hulu, Yanto serta jajaran Forkopimda Kabupaten Kapuas Hulu lainnya secara resmi melaksanakan prosesi ground breaking (peletakan batu pertama) pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Sebintang, Kecamatan Kalis, Senin (06/04/2026).
Kegiatan tersebut menjadi simbol dimulainya pembangunan infrastruktur vital melalui program Karya Bakti TNI AD Tahun Anggaran 2026, yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan akses transportasi yang aman dan layak.
Dalam sambutannya, Dandim 1206/Putussibau Letkol Arm Andreas Prabowo Putro menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
“Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini adalah bukti bahwa negara hadir untuk rakyat. Kami sangat bersyukur dapat membantu masyarakat di Kabupaten Kapuas Hulu. Terima kasih kepada Bapak Presiden atas program ini serta seluruh stakeholder yang terlibat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam menyukseskan pembangunan tersebut. Menurutnya, keterlibatan seluruh elemen, baik prajurit TNI AD maupun masyarakat, menjadi kunci keberhasilan program ini.
“Kami berharap partisipasi semua pihak untuk bersama-sama menyukseskan pembangunan ini, sehingga dapat membuka kemajuan di seluruh wilayah,” tambahnya.
Dandim juga mengungkapkan bahwa kondisi jembatan sebelumnya di Desa Sebintang cukup rawan dilintasi masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan jembatan baru diharapkan dapat meningkatkan keselamatan serta kenyamanan warga.
Sementara itu, Wakil Bupati Kapuas Hulu, Sukardi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa jembatan ini memiliki peran strategis karena menghubungkan beberapa desa, yakni Desa Nanga Sebintang, Desa Lebangan, Desa Peniung, dan Desa Ribang Kadeng.
“Jembatan ini merupakan akses utama bagi masyarakat, termasuk anak-anak sekolah, untuk menuju pusat pemerintahan maupun fasilitas pendidikan di Kecamatan Kalis,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi peran TNI AD dan pemerintah pusat dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah, khususnya wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan TNI AD. Kapuas Hulu sangat membutuhkan pembangunan infrastruktur, mengingat wilayahnya yang luas di Kalimantan Barat,” ujarnya.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat memperlancar aktivitas masyarakat, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, maupun sosial. Selain itu, keberadaan jembatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
Sebagai infrastruktur vital, jembatan memiliki peran penting sebagai urat nadi penghubung antarwilayah, terutama di daerah terpencil yang masih menghadapi keterbatasan akses transportasi. Dengan terbangunnya jembatan ini, mobilitas masyarakat di Kecamatan Kalis diharapkan semakin lancar dan aman.
Penulis : Rovi Andila
